SHARE

77pltn

Satunegeri.com – Pada akhir tahun ini Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) merencanakan akan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Bangka Belitung dan Jepara, Jawa Tengah, dengan masing-masing PLTN berkapasitas 1.000 megawatt (MW).

Menurut Kepala Batan, Djarot Sulistio, saat ini sudah ada beberapa konsorsium yang menawarkan kesediaannya membangun PLTN yang  membutuhkan investasi sebesar Rp 25-50 triliun tersebut.

Investor yang telah menyatakan minatnya yaitu yang berasal dari China, Jepang dan Rusia. “Sedangkan untuk konsorsium nasional kemungkinan ada, tapi kami belum lihat rencana detailnya,” tuturnya seperti yang diberitakan harian Kontan, Jakarta, Rabu (17/12).

Produksi uranium Indonesia yang mencapai 70 ton per tahun, menurut Djarot merupakan potensi yang bisa dimaksimalkan. Namun karena adanya Undang-Undang No.10 tahun 1997 tentang Ketenaganukliran, yang tidak membolehkan Indonesia untuk melakukan eksploitasi uranium untuk kegiatan komersial, sehingga produksi uranium tersebut harus di impor.

Karena itu kedepannya, ia berharap pemerintah harus mengubah UU tersebut. “Jadi kalau ada investor yang ingin mengeksploitasi uranium siapapun pengusahaannya UU harus diubah dulu,” tegasnya.

Apa Komentar Kamu?