SHARE

medium_22newmont

Satunegeri.com – Jika pembangunan pabrik pengolahan dan pemurnian mineral di dalam negeri (smelter), dilakukan oleh PT Newmont Nusa Tenggara (NNT), maka kuota ekspor Newmont bisa ditingkatkan. Karena Kapasitas smelter menjadi acuan pemerintah dalam memberikan volume ekspor.

Menurut Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM R. Sukhyar, kuota ekspor Newmont bisa bertambah apabila mereka membangun smelter sendiri atau bekerja sama dengan pihak ketiga. “Kuota 350.000 ton konsentrat itu untuk tiga tahun. Itu tidak sesuai dengan apa yang mereka produksi. Produksi tahunan mereka kan di atas 500.000 ton, oleh sebab itu harus bangun smelter sendiri untuk meningkatkan kuota ekspornya,” kata Sukhyar.

Selain itu, pembangunan smelter itu sendiri merupakan bagian dari kesepakatan renegosiasi kontrak yang dituangkan dalam nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) amandemen kontrak pertambangan.

Selain itu Sukhyar juga menambahkan bahwa Newmont  telah menempatkan jaminan kesungguhan sebesar US$ 25 juta di Bank Mandiri pada 23 September. Jaminan itu merupakan bukti keseriusan NNT membangun smelter hasil kerja sama dengan Freeport berkapasitas 400.000 ton tembaga katoda.

Apa Komentar Kamu?

LEAVE A REPLY

seven + nine =