SHARE

99Alam bawah laut

Satunegeri.com – Guru Besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Institut Pertanian Bogor(IPB) Prof Dr Ir Rokhmin Dahuri MS, memaparkan bahwa selama ini kekayaan laut dan perikanan Indonesia belum dimanfaatkan secara maksimal.

Karena itu untuk memaksimalkan potensi laut di Indonesia, ia menyarankan untuk memaksimalkan 11 sektor ekonomi kelautan. Kesebelasnya antara lain perikanan tangkap, perikanan budidaya, industri pengolahan hasil perikanan, industri bioteknologi kelautan, pertambangan dan energi (ESDM), pariwisata bahari, hutan mangrove, perhubungan laut, sumber daya wilayah pulau-pulau kecil, industri dan jasa maritim, dan SDA non konvensional.

Ia yakin jika ke 11 sektor tersebut dimaksimalkan ekonomi kelautan Indonesia bisa mencapai sekitar 1,2 triliun dolar AS per tahun dan dapat menyediakan lapangan kerja sedikitnya untuk 40 juta orang.

Saat ini baru sekitar 22 persen dari total potensi laut Indonesia yang dimanfaatkan, padahal posisi geoekonomi dan geopolitik Indonesia juga sangat strategis.

46 persen dari seluruh komoditas dan produk yang diperdagangkan di dunia dengan nilai 1.500 triliun dolar AS per tahun dikapalkan melalui Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI).

Selain itu, Wilayah NKRI yang diapit oleh benua Asia dan Australia serta samudera pasifik dan hindia merupakan Choke Point yang sangat menentukan pergerakan kapal-kapal perang maupun niaga dan dinamika politik global.

ia juga menyoroti rendahnya anggaran pemerintah yang dialokasikan ke sektor perikanan. Rokhmin membandingkan dengan apa yang terjadi di Thailand dan China dalam memperlakukan sektor kelautannya. “Bunga disana hanya hanya 5 persen, sedangkan kita 14 persen,” tegasnya.

Apa Komentar Kamu?