SHARE

Satunegeri.com – Pasukan Cina memasuki wilayah Ibu Kota Korea Utara, Pyongyang
pada 5 Desember 1950. Mereka bergabung dengan Tentara Rakyat di negara itu (NKPA)
untuk meluncurkan serangan balasan terhadap pasukan PBB yang membantu menghentikan
perang di wilayah Republik Korea.

Pasukan PBB sebelumnya sempat dipukul mundur dan dipaksa pergi ke arah selatan
Korea. Namun, Jenderal Amerika Serikat (AS) memerintahkan pasukannya terus kembali
mengejar Korut.

Pasukan Cina yang dikenal sebagai Angkatan Ofensif (CCF) bergabung dengan NKPA
meluncurkan serangan balasan agresif. Mereka menyebrang melintasi sungai hingga
mengepung 20 ribu marinir AS.

Banyak dari angkatan bersenjata AS yang terperangkap. Mereka tak dapat keluar dan
terjebak di wilayah dengan kondisi beku karena cuaca dingin, suhu mencapai di bawa nol derajat.

Apa Komentar Kamu?