SHARE

89Pertagas-PGN

Satunegeri.com – Dalam pengelolaan hilir migas, Wakil Ketua Komisi VII DPR Satya W Yudha meminta agar PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk atau PGN dilebur dengan anak usaha PT Pertamina (Persero), PT Pertagas.

Menurut Satya PGN seharusnya hanya mengurusi gas dan sudah tidak usah lagi bermain di hulu, “masukkan Pertagas di situ,” ujar Satya di Hotel Atlet, Jakarta, Rabu (7/1).

Ia juga tidak sependapat dengan kebijakan dimana PGN mendapat keistimewaan dalam mengelola gas di dalam negeri. Padahal, 49% saham PGN dimiliki asing. “Apa perlu PGN jadi BUMN yang diprioritaskan sementara 49% sahamnya milik swasta? Apa PGN harus diperlakukan istimewa,” tanyanya.

Selain itu dengan adanya penggabungan tersebut, kepemilikan saham PGN dari swasta akan lebih kecil. Pemerintah pun bisa lebih lancar berkoordinasi dalam mengembangkan hilir migas.

“Perkecil pemilik saham swasta. Jadi BUMN kita amanahi infrastruktur gas, tidak ada lagi blue print Pertagas dan PGN tabrakan yang akhirnya rugikan pengguna,” tegas Satya.

Apa Komentar Kamu?