SHARE

Menyikapi peryataan ketua BAZNAS, Bambang Sudibyo yang menyatakan bahwa Bazis DKI adalah ilegal, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik yang juga dewan pertimbangan Bazis DKI menyatakan bahwa karyawan Bazis DKI agar tetap fokus bekerja seperti biasa. Hal itu dikatakannya dalam acara Focus Group Discussion( FGD ) bertajuk, Kepastian Kelembagaan dan Pengelolaan Zakat, Infaq dan Shadaqah Provinsi DKI Jakarta, Rabu(18/4) di Gedung Balai kota DKI Jakarta.

“Bahkan kalau diperlukan bazis mengkaji aturan yang kira-kira menghambat kinerja Bazis DKI, lalu ajukan usul perubahan, agar lembaga ini lebih leluasa dalam menghimpun dan menyalurkan bantuan kepada masyarakat.” Ujarnya

Menurutnya Bazis DKI secara hukum sudah legal, karena sudah ada Peraturan Gubernur (pergub). Bahkan menurutnya, kalau masih dianggap ilegal Taufik akan mengusulkan ke dewan utuk buat peraturan daerah untuk Bazis DKI.

Senada dengan Taufik, Ketua Forum Zakat (FOZ) Bambang Suherman yang juga menjadi pembicara dalam acara tersebut, mengatakan bahwa yang dialami oleh Bazis DKI, terjadi karena arena lemahnya UU No.23 tahun 2011 secara implementasi.

Hal itu terjadi karena memang UU yang saat ini berlaku tidak kompatibel salah satunya dengan kultur zakat yang berkembang sejak awal, dimana UU saat ini yang diatur adalah aspek kelembagaan dan bukan aspek muzzakinya, padahal transaksi zakat antara lembaga dan muzzaki adalah transaksi kepercayaan dan nilai itu merupakan kultur dunia zakat di Indonesia sejak awal.

“Karena itu sebelum akibat dari undang-undang ini semakin melebar, sebaiknya kita perlu menggagas UU baru yang dibuat berdasarkan dinamika budaya dan kultur di masyarakat.” tambahnya.

Tantangan yang harus di lakukan bazis DKI menurut Bambang Suherman adalah bagaimana memperkuat kepercayaan publik kepada bazis DKI. Selain itu, saat ini bazis DKI bisa menjadi model lembaga yang mengelola kemiskinan di ibukota negara.

“Kalau kemiskinan di selesaikan oleh APBD itu sudah biasa, tapi kalau ada badan zakat yang bisa mengintervensi kemiskinan secara signifikan apalagi di ibukota negara, itu adalah portofolio besar, dan kesempatan itu harus diambil ”

 

Apa Komentar Kamu?