SHARE

90Pabrik-Smelter1

Satunegeri.com – Dalam pertemuan antara pemerintah dan PT Freepot Indonesia (PTFI), disepakati bahwa Freeport akan membangun fasilitas pemurnian (smelter) di Papua. Kesepakatan tersebut telah ditindaklanjuti dengan kunjungan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said untuk mengunjungi sejumlah lokasi pembangunan smelter, selain itu menteri ESDM juga berdialog dengan sejumlah pemangku kepentingan di Papua.

Hadir dalam pertemuan tersebut sejumlah pemangku kepentingan, antara lain Gubernur Papua, Bupati Mimika, Bupati Paniai, Bupati Puncak, dan Bupati Intan Jaya, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Papua, Ketua Majelis Rakyat Papua, Anggota DPR RI Komisi VII, dan Presiden Direktur PTFI.

Menteri PU-Pera Basuki Hadimuljono, yang juga ikut dalam pertemuan tersebut mengatakan bahwa pihaknya amat menyambut baik kerja sama yang tengah dirintis. Kementerian PU-Pera siap bersinergi dalam mendukung infrastruktur penunjang lain yang diperlukan.

Menteri ESDM, Sudirman Said dalam kunjungan tersebut mengatakan bahwa pemda telah menunjukan kesiapan untuk mengembangkan infrastruktur, termasuk pembangunan smelter.  Di lokasi yang disiapkan juga telah ada pelabuhan yang beroperasi, fasilitas listrik yang tinggal dikembangkan kapasitasnya. Kesemuanya terhubung dengan jalan raya.

Sebagai informasi, Indonesia membutuhkan kapasitas pemurnian sekurang-kurangnya 4 juta ton. Jika pembangunan tambang underground PTFI dimulai, maka kebutuhan akan fasilitas pemurnian akan terus meningkat. Tahapannya bisa dilakukan secara simultan.

“Pembangunan smelter di Gresik sebenarnya merupakan perluasan saja dari yang ada, hanya sasaran-antara, agar kapasitas nasional bisa terus dikembangkan dengan cepat. Sedangkan pembangunan smelter di Papua utamanya adalah untuk mengantisipasi produksi tambang underground yang akan segera dibangun PTFI,” pungkas Sudirman.

Apa Komentar Kamu?