SHARE

image-satunegeri

SatuNegeri.com – Melalui event 19th International Conference of Young Scientists (ICYS) yang berlangsung pada 16-21 April 2012 di Nijmegen, Belanda. Para pelajar Indonesia kembali mengharumkan nama bangsa dengan memborong 11 penghargaan sekaligus, berupa 1 medali emas, 2 medali perak, 4 medali perunggu dan 4 penghargaan khusus.

Tim Indonesia yang Dibimbingan dari Surya Institute, yaitu Direktur Eksekutif Ir. Srisetiowati Seiful, Monika Raharti, Msi, Syailendra Agung Satria Parulian Harahap dan Janto Vincent Sulung Budi. Terdiri dari 12 siswa SMP dan SMA.

Vinsen dari SMA Cita Hati, Surabaya mendapatkan Medali emas untuk karyanya bidang Biologi. Sedangkan medali perak diperoleh untuk bidang Ekologi karya Veronica Theresia (SMA Stella Duce 1, Yogyakarta). Dan bidang Fisika Terapan karya Shanon Canamara (SMA Santa Laurensia, Tangerang).

Adapun medali perunggu untuk bidang Biologi diraih Mike Junet Christin Toam dari SMA Negeri 3 Jayapura, Fialdy Yoshua dari SMP Chandra Kusuma Medan, Adis Pranaya dari SMA Stella Duce 1 Yogyakarta, dan Gde Paksi Raganata dari SMA Santa Maria 1, Bandung.

Untuk yang mendapatkan penghargaan khusus, didapatkan I Made Gita Narendar Kumara dari SMA Bali Mandara, untuk bidang Matematika. Begitu juga dengan karya Kemal Yahya Ferdianto yang berasal dari SMA 6, Yogyakarta juga mendapatkan penghargaan khusus bidang sains komputer.

Selanjutnya, yang juga mendapat penghargaan khusus yaitu, Ganziah Iqbal Fernnda dari SMP Al Masum, Bandung, dan Burhanuddien Ibrahim Rahmani dari Madrasah Aliyah Muallimin, Muhammadiyah, Yogyakarta. Mereka juga mendapatkan penghargaan khusus dari karya mereka di bidang sains komputer.

Rasa bangganya atas prestasi putera-puteri pelajar Indonesia dalam kompetisi internasional presentasi karya ilmiah tersebut, disampaikan oleh Duta Besar RI untuk Kerajaan Belanda Retno Lestari Priansari Marsudi.

Menurut Dubes, riset ulat sagu sebagai sumber protein itu sangat menjanjikan untuk dikembangkan dan dapat ikut mempercepat ketercukupan kebutuhan protein di daerah di mana sumber protein hewani susah didapat, yang muaranya akan menunjang terbentuknya putera-puteri yang cerdas dan tangguh
 

Apa Komentar Kamu?

LEAVE A REPLY

twelve + 6 =