SHARE

Satunegeri.com – Untuk dapat menggandeng Inpex Corporation atau Total E&P Indonesie dalam pengelolaan Blok Mahakam di Kalimantan Timur,dua perusahaan migas asing itu harus melakukan reserve swap dengan Pertamina.

Kordinator Petisi Blok Mahakam Untuk Rakyat (PBMUR) Marwan Batubara di gedung Kementerian ESDM,menjelaskan bahwa Pertamina dapat mengandeng operator lain dalam mengelola Blok Mahakam asalkan business to business

Syaratnya, Pertamina diberi kesampatan ikut mengelola blok lain yang saat ini dikelola oleh Inpex dan Total. “Namun itu juga harus merupakan cadangan terbukti. Istilahnya reserve swap atau tukar menukar cadangan,” ujarnya.

Selain itu, seandainya Pertamina menginginkan berpartner dengan kontraktor lain di Blok Mahakam, pembagian hasil investasinya mayoritas harus untuk Pertamina. “Misalnya, Pertamina diberi porsi 70 persen, sedangkan Inpex dan Total 20 persen, dan untuk BUMD 10 persen,” ucapnya.

Apa Komentar Kamu?