SHARE

image-satunegeriSatuNegeri.com – Salah satu putra bangsa Indonesia, Hartadinata Harianto, telah mengukir banyak prestasi di dunia Internasional. Pria kelahiran Sidney, 21 April 1994 tersebut, adalah satu dari 150 siswa, yang berhasil mengenyam bangku sekolah bergengsi bagi anak-anak jenius di Bard High School Early College (BHSEC).

Bahkan, di sekolah yang dana operasional sekolahnya dibantu Bill dan Melinda Gates Foundation tersebut, ia pernah dinobatkan menjadi WNI peraih IPK sempurna yakni 4.0. Karena IPKnya tersebut, ia juga menerima President’s Education Award’s Program (Geoge W Bush).

Di tahun 2006, Hartadinata meraih prestasi Math Academic Excellence. Tahun 2007 menerima penghargaan Academic Gold Honor Roll, yang diterimanya kembali pada tahun berikutnya.

Di bidang matematika, Hartadinata kembali meraih prestasi academic excellence for mathematics tahun 2008. Di tahun itu juga dia masuk dalam jajaran dua persen yang paling top secara nasional untuk tes English Language Arts (ELA Examinations).

Selain itu juga mendapat apresiasi dua penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (Muri) atas prestasinya sebagai WNI peraih GPA 4.0 dan motivator termuda.

“Untuk kategori motivator termuda, dalam catatan kami di MURI, motivator pendidikan rata-rata berada di usia diatas 30 tahun, sedangkan Hartadinata baru 17 tahun, dan sudah memberikan motivasi di puluhan sekolah di Indonesia. Sedangkan kategori kedua, anak tersebut merupakan anak Indonesia pertama yang mendapatkan IPK tertinggi 4.00 di BHSEC,” ujar General Manager MURI. Paulus Pangka.

Sebagai wujud rasa cintanya kepada Indonesia, ia telah untuk berbagi ilmu, pengalaman dan motivasi, khususnya kepada para pelajar di Indonesia. Sejumlah sekolah di beberapa kota telah dan akan dia kunjungi, seperti di Jakarta, Yogja dan Solo. Dari perjalanan itulah dia mendapat kesan bahwa generasi muda, khususnya para pelajar Indonesia memiliki potensi-potensi luar biasa.

Untuknya, menjadi seorang motivator adalah sebuah panggilan jiwa. Dia mengaku senang jika bisa memberi semangat, motivasi dan inspirasi bagi orang lain. Dia pun tidak membeda-bedakan kepada siapa dia berbagi ilmu dan pengalaman. Dia mengaku senang dan bahagia dengan penerimaan orang-orang di Indonesia. “Orang Indonesia sangat menarik dan culture-nya sangat kondusif. Dan saya senang selalu diterima dengan baik di sini,” akunya.

Tjandra Harianto berjanji bahwa anaknya, setelah menjadi dokter, akan kembali ke Indonesia, dan akan mengabdi memajukan Indonesia. “Sebab walaupun Hartadinata lama di New York, dia masih anak Indonesia. Karena Indonesia adalah tanah tumpah darah kami,” ujarnya.

Apa Komentar Kamu?

LEAVE A REPLY

7 + two =