SHARE

Pencurian-listrik

 

Satunegeri.com – Pasca diluncurkannya sistem Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Pusat sejak ada 15 Januari lalu yang dilakukan oleh kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), hingga saat ini telah menerbitkan 60 izin usaha kelistrikan.

Staf Ahli Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Bidang Komunikasi dan Sosial Kemasyarakatan, Ronggo Kuncahyo menjelaskan bahwa, 60 izin yang telah diterbitkan melalui PTSP yaitu 14 izin sementara, izin tetap  tujuh, izin penunjang ada empat, izin penunjang panas bumi sebanyak 34 perizinan.

Jumlah pengunjung untuk permohonan izin dan konsultasi di “front office” PTSP Pusat pun telah mencapai 402 pengunjung atau rata-rata 12 pengunjung per hari. “Kementerian ESDM menargetkan akan menyederhanakan 18 izin lain yang tergolong masih sulit karena berseri dan berparalel dengan menghapus atau menggabungkan izin-izin tersebut,” tutur Ronggo.

Ia mengklaim bahwa sejak diterapkannya PTSP izin sektor Kementerian ESDM diminati ketimbang sekotor lain mencapai 402 penunjung. Pasalnya, program tersebut memberikan kemudahan kepada para investor, antara lain adanya kepastian persyaratan, waktu dan biaya yang dibutuhkan investor untuk memperoleh layanan perizinan investasi.

Sebelumnya Menteri ESDM melalui Permen ESDM Nomor 35 Tahun 2014 telah mendelegasikan kewenangannya untuk pemberian 10 izin usaha ketenagalistrikan kepada Kepala BKPM. Saat ini, telah ditugaskan lima orang staf sebagai perwakilan Kementerian ESDM untuk melaksanakan PTSP Pusat di bidang ketenagalistrikan dengan satu orang pejabat eselon I yakni Ronggo Kuncahyo sebagai koordinator.

Apa Komentar Kamu?