SHARE

konsep Poros Maritim Dunia kelautan

Satunegeri.com – Untuk merealisasikan konsep Poros Maritim Dunia yang digaungkan Presiden Joko Widodo, menurut Koalisi Rakyat untuk Keadilan Perikanan (Kiara) diperlukan langkah kongkret yang dapat dilihat secara nyata oleh masyarakat.

Pasalnya menurut Sekjen Kiara Abdul Halim, hingga  lebih dari 100 hari (Pemerintahan Jokowi-JK), Poros Maritim Dunia masih sekedar wacana dan belum ada langkah kongkrit.

Selain itu, di dalam APBN Perubahan 2015, Kementerian Koordinator Kemaritiman mendapatkan sokongan anggaran yang sayangnya hanya dipergunakan untuk membiayai pegawai dan rapat antar kementerian.

Padahal, ujar dia, seharusnya yang perlu dilakukan adalah menggunakan anggaran tersebut untuk melakukan harmonisasi kebijakan terkait pengelolaan ALKI (Alur Laut Kepulauan Indonesia) yang lebih berarti dalam mewujudkan Poros Maritim Dunia.

Karena itu Kiara juga mendesak pemerintah untuk dapat segera merealisasikan dukungan anggaran untuk peningkatan kualitas pelayanan pelabuhan di Indonesia, termasuk mental birokrasi yang ada di dalamnya.”

Problemnya antarkementerian jalan sendiri-sendiri, tidak dicocokkan terlebih dahulu pemrograman dan penempatan anggarannya,” katanya sambil menambahkan, akibatnya tidak ada sinergi.

Apa Komentar Kamu?