SHARE

medium_41gedung-kpk-

Satunegeri.com – Terkait operasi tangkap tangan yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi(KPK) kepada kader PDI Perjuangan saat Kongres PDI Perjuangan di Bali pada Kamis (9/4/2015) kemarin, jum’at ini KPK akan melakukan konferensi pers.

Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi Komisi Pemberantasan Korupsi Priharsa Nugraha membenarkan adanya operasi tangkap tangan saat kongres PDI Perjuangan tersebut.

Sementara itu Ketua DPRD Provinsi Maluku Edwin A Huwae membantah dirinya tertangkap dalam operasi tangkap tangan oleh KPK di salah satu hotel di Bali, Jumat (10/4) dini hari.

Ia juga menyayangkan sikap salah satu petinggi DPP PDIP, Eva Kusuma Sundari, yang telah mengungkapkan informasi tidak benar itu kepada sejumlah media.

“Saya masih mencari ibu Eva agar segera dilakukan klarifikasi. Ini pencemaran nama baik. Tidak benar bahwa saya ditangkap KPK, buktinya saya bisa menghubungi anda,” kata Edwin seperti dikutip kompas.

Sebelumnya, politisi PDI Perjuangan Eva Sundari mengungkapkan, kader PDI-P yang ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi merupakan anggota DPRD Maluku. Kader PDI-P itu bernama Edwin Huwae. Namun, Edwin membantah pernyataan Eva.

Apa Komentar Kamu?