SHARE

image-satunegeri

Satunegeri.com – Berdasarkan laporan keuangan PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk, yang dirilis Jumat (25/10), sepanjang 9 bulan pertama tahun ini Telkom membukukan laba bersih sebesar Rp11,05 triliun. Angka tersebut tumbuh 10,5% dari periode yang sama tahun lalu Rp10,001 triliun.

pencapaian positif ini didukung oleh peningkatan pendapatan sekitar 8,15% dari Rp56,864 triliun menjadi Rp61,499 triliun. Pada periode tersebut, perusahaan yang berpusat di Bandung, Jawa Barat ini berhasil mencetak laba usaha sebesar Rp21,302 triliun, naik 10,33% dari Rp19,307 triliun.

Pertumbuhan keuntungan perusahaan telekomunikasi milik negara itu cenderung melambat dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pada September 2012, perseroan bisa mencetak peningkatan laba 19%, padahal omzet hanya naik 7,6%.

Selain volume keuangan yang sudah sangat besar, pertumbuhan laba juga terhambat oleh depresiasi nilai tukar rupiah. Pasalnya, sebanyak 65% porsi belanja modal Telkom menggunakan valuta asing sehingga perseroan harus merogoh kocek lebih dalam pada rencana ekspansi tahun ini.

Pada awal tahun, perusahaan yang baru saja mengganti logo bertema nasionalis itu menganggarkan belanja modal Rp20 triliun untuk berbagai ekspansi. Jika dihitung, porsi valas dalam belanja modal mencapai Rp13 triliun.

Sampai September 2013, perseroan telah menggunakan belanja modal Rp14 triliun atau 70% dari porsi yang dianggarkan. Sebagian besar untuk pembangunan menara dan base transceiver station (BTS)

Apa Komentar Kamu?

LEAVE A REPLY

4 × two =