SHARE

Satunegeri.com – Sebagai bentuk keprihatinan dan kegelisahan atas kondisi bangsa saat ini, Mahasiswa di berbagai daerah sudah mulai turun ke jalan untuk menuntut Presiden Joko Widodo bersikap tegas dan serius dalam menyelesaikan berbagai masalah yang terjadi di Indonesia saat ini.

Kamis (19/03) kemarin Mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Sumatera Barat, turun ke jalan dalam aksi Indonesia Gawat Darurat (IGD).Dalam aksinya tersebut, mereka menuntut Jokowi segera mengeluarkan kebijakan menstabilkan perekonomian Indonesia dan menurunkan harga bahan-bahan pokok yang saat ini melambung tinggi.

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Negeri Solo, Jawa Tengah juga menggelar aksi demo untuk mengungkapkan kekecewaan mereka terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi), dan meminta Presiden Jokowi untuk segera pulang ke kampung halamannya di Solo.

Menurut Presiden BEM UNS Eko Pujianto, mereka memberikan batas waktu kepada Presiden Jokowi satu bulan untuk membenahi kebijakannya yang sangat merugikan rakyat.

Bila dalam jangka waktu satu bulan,hingga 20 Mei nanti, Jokowi belum juga mampu membenahi, maka surat panggilan pulang kampung (SP2K) untuk Jokowi resmi dilayangkan.

Di Jakarta sendiri,  Jaringan Aksi Aktivis Alumni Universitas Indonesia (UI) akan menggelar Rapat Akbar di kampus UI pada Jumat siang(20/3) ini. Mereka mendesak Presiden Jokowi segera menurunkan harga sembako dan bahan bakar minyak (BBM) agar terjangkau masyarakat luas. Dia juga meminta agar pemerintah menciptakan demokrasi yang egaliter tanpa ancaman dan pecah belah.

Jaringan Aksi Aktivis Alumni UI sendiri dinisiasi oleh mantan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) lintas generasi tersebut juga Menyerukan kepada seluruh alumni aktivis UI untuk turun bersama-sama dengan elemen lain menyuarakan

Apa Komentar Kamu?