SHARE

medium_34waduk_jatiluhur_663_382

Satunegeri.com – Megaproyek penyedian air bersih Jatiluhur senilai Rp1,6 triliun pekan ini akan dimulai, dimana penandatangananya akan dilaksanakan pada Kamis (4/9) mendatang. . Hal tersebut dikatakan Deputi Sarana dan Prasarana Kementerian Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas), Dedi Supriyadi Priatna.

Menurutnya proyek tersebut merupakan satu dari tiga megaproyek air bersih kerjasama pemerintah dengan swasta yang ditargetkan dilaksanakan pada 2014. Ketiga proyek ini adalah Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Jatiluhur dengan kapasitas 5.000 liter/detik dengan investasi Rp1,6 triliun, SPAM Umbulan di Jawa Timur kapasitas 4.000 liter/detik dengan investasi Rp2,1 trilun dan SPAM Bandar Lampung di Lampung kapasitas 500 liter/detik dengan investasi Rp935 miliar.

Untuk SPAM Umbulan dan Bandar Lampung, akan diserahkan untuk dilanjutkan pada pemerintahan mendatang. keputusan tersebut diambil berdasarkan rapat dengan Menko. Sedangkan untuk megaproyek SPAM Jatiluhur akan dibangun oleh satu konsorsium.

Konsorsium yang akan membangun SPAM Jatiluhur adalah PT Wijaya Karya Tbk., Perum Jasa Tirta II, PT Pembangunan Jaya (BUMD DKI Jakarta) dan PT Tirta Gemah Ripah (BUMD Jawa Barat). BPP SPAM merupakan regulator kerjasama air minum dengan swasta.

Kepala Badan Pendukung Pengembangan (BPP) SPAM Kementerian Pekerjaan Umum Tamim M Zakaria Amin. menyatakan bahwa Konsorsium diberi waktu enam bulan untuk finansial close dan membentuk anak usaha.

Untuk skema pembiayaannya, proyek di Jatiluhur menggunakan equitas  30% dan pinjaman perbankkan  70%. Adapun porsi saham masing-masing di anak usaha yang akan dibentuk juga diserahkan ke internal konsorsium.

Tamin juga menambahkan perusahan daerah air minum (PDAM) akan membeli air bersih dari konsorsium dengan skema business to business (B-to-B). 4.000 liter/detik akan disalurkan untuk Jakarta, sedangkan selebihnya akan disalurkan untuk Bekasi dan Karawang

Apa Komentar Kamu?

LEAVE A REPLY

9 − 3 =