SHARE

medium_31blokmahakam

Satunegeri.com – Dalam keterangannya di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Rabu (8/4), Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sudirman Said mengatakan bahwa setelah Total E&P Indonesie dan Inpex selaku operator lama habis kontraknya pada 2017, mulai 1 Januari 2018, PT.Pertamina (Persero) akan resmi menjadi pengelola (operator) Blok Mahakam.

Namun ia meminta Pertamina harus memastikan bahwa produksi minyak di blok migas tersebut tidak boleh berkurang. Sebab itu, Pertamina harus melakukan persiapan sedini mungkin.

“Jadi mulai 1 Januari 2018 Pertamina hadir sebagai operator baru. Produksi tidak boleh turun, sehingga persiapan harus dilakukan mulai sekarang. Tidak ada pengurangan SDM juga, jadi semua tenaga kerja diserap semua,” ujarnya

Ia mengaku sejak awal dirinya diangkat menjadi Menteri ESDM, ia sudah memprioritaskan pengelolaan Blok Mahakam untuk ditangani segera.‎ “Makanya ini saya yang pertama kali ditengok ketika menjadi menteri adalah soal Mahakam ini,” ujarnya.

Saat ini, kata dia, pemerintah dan Pertamina tengah menyiapkan proses pengalihan operator blok migas tersebut. Nantinya, akan ada perjanjian (head of agreement) yang akan ditandatangani dalam proses transisi peralihan tersebut.

“Apabila segala sesuatunya berjalan lancar maka calon operator baru harus memulai persiapan pengadaan barang dan jasa mulai minggu ini, atau bahkan saat ini,” ujar Sudirman.

Apa Komentar Kamu?