SHARE

image-satunegeri

Satunegeri.com – Terkait merger antara PT XL Axiata dengan PT Axis Telekom Indonesia, Kepala Pusat Informasi dan Humas Kemenkominfo Gatot S. Dewa Broto dalam keterangan pers di Jakarta, Rabu(29/1) mengatakan bahwa dari segi layanan, meger tersebut akan menguntungkan masyarakat.

"Ini dampaknya berpotensi menguntungkan masyarakat dengan tarif murah untuk layanan suara, SMS, dan komunikasi data," katanya.

Selain itu, Kemenkominfo juga telah menanggapi seluruh pertanyaan anggota Komisi I DPR-RI yang mempertanyakan dan mengkritisi kebijakan dalam masalah merger tersebut.

"Menteri Kominfo menyampaikan sejumlah alasan di balik kebijakan yang sudah diputuskannya pada 28 November 2013 tersebut, baik dari esensi penawaran yang pernah diberikan untuk penyelenggara telekomunikasi lain dan dampak finansial yang diakibatkannya," ucapnya.

sebelumnya, Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) Tifatul Sembiring menegaskan tidak ada indikasi monopoli dalam aksi merger-akuisisi PT XL Axiata Tbk (XL) terhadap PT Axis Telekom Indonesia (Axis). Dia juga berpendapat tidak ada potensi dominasi asing dalam aksi konsolidasi ini.

Menurutnya, saat ini, pangsa pasar Telkomsel sudah mencapai 55%, XL 21%, dan Axis 2%. Tifatul memprediksi, setelah aksi konsolidasi, XL-Axis maksimal memiliki pangsa pasar 23-24%.

Apa Komentar Kamu?

LEAVE A REPLY

4 + fifteen =