SHARE

73energi-baru-dan-terbarukan

Satunegeri.com – Dalam program pelistrikan 47 titik terluar Indonesia, pemerintah akan terus mendorong pengembangan pembangkit listrik menggunakan sumber energi terbarukan .

Menurut Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jarman, pihaknya berkomitmen untuk terus mendorong pengembangan sumber energi yang lebih bersih.

Meski saat ini, penggunaan bahan bakar bakar fosil memang sangat dominan dipakai dalam pembangkit listrik di Indonesia, namun ia berkeyakinan akan diganti dengan energi terbarukan. “tapi semua nanti akan di-upgrade dengan pembangkit listrik energi terbarukan. Kita lihat sudah ada beberapa yang bisa,” katanya.

Sedangkan untuk pendanaan dalam proyek tersebut, dibutuhkan Rp.1 triliun yang akan berasal dari APBN. Angka tersebut hanya untuk PLTD sebesar 60 MW dan jaringannya saja dan belum termasuk pengembangan pembangkit listrik energi terbarukan.

Menteri ESDM Sudirman Said mengungkapkan, dalam proyek pembangkit listrik 35.000 MW, yang menjadi saalah satu fokus Kementerian ESDM dalam lima tahun ke depan, sekitar 60%-nya merupakan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) yang memakai batubara. Program tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam membangun pembangkit listrik dengan total 35.000 MW yang ditargetkan rampung pada 2019 mendatang.

Apa Komentar Kamu?