SHARE

12bbn

Satunegeri.com – Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Rida Mulyana, mengusulkan bahwa akan menambah besaran subsidi untuk bahan bakar nabati (BBN) jenis biodiesel dari Rp 1.500 per liter menjadi Rp 5.000 per liter. Sementara subsidi bioethanol naik dari Rp 2.000 per liter menjadi Rp 3.000 per liter.

Kenaikan subsidi tersebut  dibutuhkan agar pemanfaatan BBN bisa tetap jalan sehingga bisa membantu petani minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO).

“Sekarang kami masih harus minta izin prinsip dulu, boleh tidak (dinaikkan subsidinya). Kalau bagi kami, BBN ini prinsipnya bukan hanya keekonomian, tetapi bagaimana mendorong industri CPO agar bisa hidup,” ujarnya seperti yang diberitakan harian Investor Daily.

Namun pihaknya baru akan menjalankan kebijakan ini setelah mendapat persetujuan DPR. Hal ini lantaran nilai total subsidi BBN hanya untuk BBM bersubsidi saja sudah mencapai Rp 8 triliun. Padahal pihaknya ingin memberikan subsidi ini bagi seluruh pihak yang memanfaatkan BBN, termasuk swasta. “Karena subsidinya ini besar sekali, tambahannya saja sekitar Rp 8 triliun,” katanya.

Apa Komentar Kamu?