SHARE

A section of the BP Eastern Trough Area Project oil platform is seen in the North Sea, around 100 miles east of Aberdeen

 

 

 

Satunegeri.com — Badan Usaha Milik Negara (BUMN) perlu didorong menjadi pemain global. Pasalnya, BUMN adalah perusahaan yang mengelola sumber daya alam milik negara dan memberikan kontribusi bagi pembangunan. Demikian diungkapkan mantan Sekretaris Menneg BUMN Said Didu.
BUMN yang sudah menjadi pemain global, diantaranya PT Semen Indonesia Tbk, yang telah mengakuisisi Thang Long Cement, perusahaan semen Vietnam, perlu diikuti BUMN lain. BUMN bisa menjadi raksasa Asean, bahkan dunia, jika pemerintah memberikan dukungan penuh.

“Pemerintah perlu memberikan dukungan modal serta dukungan regulasi, agar BUMN berkembang dan bisa menjadi raksasa dunia,” kata pengamat BUMN Dandossi Matram.

“BUMN harus menjadi prioritas dalam pengelolaan sumber daya alam nasional,” kata Deputi Menteri BUMN Bidang Jasa Gatot Trihargo.
Mereka menyambut baik niat PT Semen Indonesia Tbk menjadi pemain global. Para narasumber juga menyarankan agar BUMN di sejumlah bidang perlu didorong menjadi raksasa dunia. Niat ini tidak mustahil diwujudkan jika pemerintah memberikan dukungan penuh.

Semen Indonesia (SI) sudah menjadi market leader di Asean. Kapasitas produksinya hanya kalah dari perusahaan asal Swiss, Holcim, yang saat ini mendunia dengan produksi di Asean sebanyak 41,9 juta ton. Holcim memiliki pabrik di sejumlah negara di Asean, yakni Thailand 16,5 juta ton, Indonesia 9,9 juta ton, Vietnam 5,2 juta ton, dan Malaysia 1,2 juta ton.

Apa Komentar Kamu?

LEAVE A REPLY

fifteen + twelve =