SHARE

image-satunegeriSatuNegeri.com – Dewan Energi Nasional (DEN) optimis, jika peran pemerintah daerah aktif, penyediaan lahan BBG, ketersediaan kendaraan operasional untuk konversi BBG, serta penyebaran yang merata. program konversi bahan bakar minyak (BBM) ke bahan bakar gas (BBG) dapat terealisasi di 2014. "Bila kita serius, saya yakin bisa penetrasi dalam waktu tiga tahun ke depan," ujar Anggota DEN Herman Agustiawan.

Menurutnya, opsi yang tepat untuk mengatasi membengkaknya kuota BBM yang melebihi satu juta kiloliter (kl) di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), adalah dengan Penggunaan BBG. "Secara keekonomiannya lebih murah dan mengurangi emisi CO2 sebesar 26 persen," tambahnya.

Dirinya juga akan meminta agar konversi dilakukan dengan menekankan dua hal utama yakni, reformulasi kebijakan harga. Selama ini, harga BBG dianggap kurang menarik bagi masyarakat.

"Penekanan kedua adalah kepastian gas, penyediaan lahan dari Pemda DKI Jakarta, dan dukungan infrastruktur. Hal yang tidak kalah penting adalah penunjukan agensi yang bertugas mengonversi BBG. "Seperti halnya konversi LPG dari minyak tanah," tambah Herman.
 

Apa Komentar Kamu?

LEAVE A REPLY

twenty − nine =