SHARE

biodiesel

Satunegeri.com – Riset and Development PT Pertamina (Persero) tengah mengembangkan beberapa jenis bahan bakar alternatif yang diharapkan dapat mengurangi konsumsi BBM berbasis fosil.

Vice President Research and Development Direktorat Pengolahan Pertamina Eko Wahyu Laksmono mengatakan saat ini Pertamina mengembangkan tiga jenis bahan bakar alternatif sebagai substitusi Solar. Ketiga jenis bahan bakar tersebut yaitu Bio-Diesel Euro 5,  Algae to Oil, dan Diesel Emulsion.

“Untuk mengurangi konsumsi BBM, khususnya Solar kami sedang melakukan pengembangan bahan bakar alternatif yang masih dalam tahap uji coba. Dari tiga jenis yang kami teliti, dua diantaranya berbasis energi baru dan terbarukan yang potensinya di Indonesia sangat besar untuk dikembangkan,” kata Eko.

Bio-Diesel yang comply terhadap standard Euro 5 diperoleh dari proses kimiawi dengan bahan baku 100% palm oil dengan katalis Hydrotreated Bio-Diesel yang dihasilkan oleh tim R&D Pertamina. Proses uji coba co processing palm oil telah dilakukan di Kilang Dumai pada 2014.

Untuk algae to oil Eko mengatakan Indonesia yang negaranya berada di iklim tropis sangat cocok apabila ingin mengembangkan lebih serius Bio-Diesel berbasis algae. Algae, katanya, dapat diproses menjadi Bio-Diesel dengan standard Euro 4- Euro 5.

Sementara itu, Diesel Emulsion dihasilkan dari komposisi Diesel, air, dan surfaktan. Ketepatan formula dan pilihan surfaktan menjadi kunci dari terbentuknya emulsi yang sempurna antara Diesel dan air.

“Diesel Emulsion ini telah kami uji coba pada kendaraan bermotor roda 4 dengan hasil yang cukup memuaskan,” terangnya.

Apa Komentar Kamu?