SHARE

49batu

Satunegeri.com –  untuk mencukupi kebutuhan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) di Bintan, Kepulauan Riau, PT Bintan Alumina Indonesia akan membeli pasokan batubara dari tambang milik PT Merge Mining Mining Industry.

Kerjasama tersebut menurut Direktur Utama Bintan Alumina Indonesia, Zulnahar Usman, juga sudah dilakukan. “Merge akan menjadi mitra kami untuk memenuhi kebutuhan pasokan batubara bagi pembangkit PLTU Bintan,” ujar dia, pekan lalu.

Bintan Alumina merupakan perusahaan yang bergerak di sektor pertambangan bauksit dan pabrik pemurnian (smelter). Semelter ini berkapasitas 2 juta ton alumina per tahun. Selain membangun smelter, perusahaan tersebut juga membangun PLTU berkapasitas 3×110 megawatt (MW) serta pembangunan kawasan industri di areal seluas 3.000 hektare.

Total investasi untuk proyek smelter alumina, pembangkit, serta fasilitas lainnya mencapai sekitar US$ 1 miliar. Zulnahar bilang, sekarang ini pihaknya telah mengeluarkan investasi senilai US$ 150 juta untuk pembebasan lahan serta persiapan pembangunan pelabuhan.

Apa Komentar Kamu?