SHARE

26PT. timah1

Satunegeri.com – Tidak adanya lokasi ideal dan situasi keamanan yang  kurang kondusif, membuat  PT Timah Tbk membatalkan rencananya untuk membangun smelter di Myanmar. Hal itu dikatakan Sekretaris Perusahaan PT Timah Agung Nugroho.

Menurutnya pembangunan smelter di Myanmar merupakan kelanjutan ekspansi PT Timah di negara tersebut. Melalui dua anak usaha yang telah di dirikan yaitu PT Timah Myanmar Mining dan PT Timah Myanmar, PT. Timah mendapatkan izin usaha pertambangan (IUP) atas konsesi lahan timah seluas 10.000 hektare (ha) di Pubyien-Tamok, Tanihary, Myanmar. Pemerintah Myanmar bahkan menjanjikan memberikan tambahan konsesi 180.000 ha, jika eksplorasi di Tanihary berhasil.

Namun pembatalan pendirian smelter di Myanmar tak sepenuhnya  membatalkan sepenuhnya rencana ekspansi di Myanmar. Namun, TINS akan mengajukan lokasi baru yang potensial dijadikan tempat penambangan timah.

TINS juga membuka kemungkinan mengoperasikan smelter di sana. “Bukan membangun greenfield tapi cara lain, semisal membeli smelter yang sudah ada,” jelas Agung. Usaha melebarkan sayap ke Myanmar merupakan salah satu agenda ekspansi TINS sejak tahun 2013.

Apa Komentar Kamu?