SHARE

53energi_barutergantikan

Satunegeri.com – Untuk mengatasi hambatan dalam pengembangan energi baru terbarukan khususnya panas bumi, Dirjen EBTKE Kementerian ESDM akan merombak regulasi, selain itu meningkatkan kualitas koordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) dan Kementerian Kehutananan.

Menurut Dirjen EBTKE Kementerian ESDM, Rida Mulyana, Pemerintah akan membangun membangun 508 unit pembangkit listrik dengan total kapasitas 42.968 megawatt (MW) dalam kurun waktu lima tahun yaitu 2014-2019. Dari total 42.968 MW tersebut, energi terbarukan pemerintah menargetkan pembangunan 5.600 MW.

Menteri ESDM Sudirman Said dalam kesempatan yang sama mengatakan bahwa megaproyek tersebut terdiri atas 35.000 MW yang akan dikerjakan dan 7.000 MW yang saat ini sudah berjalan.

Dari 508 proyek pembangkit tersebut, PT PLN (Persero) membangun 243 unit pembangkit dengan kapasitas 18.461 MW dan 265 unit berdaya 24.507 MW lainnya oleh swasta dengan skema independent power producer (IPP).

“Untuk proyek ini kami membentuk Unit Pelaksana Program Pembangunan Ketenagalistrikan Nasional (UP3KN) sebagai project management office (PMO) yang akan memastikan pelaksanaan proyek, unit ini dibidani Nur Pamudji dan Agung Wicaksono,” ungkapnya.

Untuk lahannya sendiri, Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Jarman mengatakan, sebanyak 383 dari 508 proyek pembangkit tersebut sudah siap. Bagian terbesar proyek itu berada di Jawa dengan total kapasitas 23.277 MW yang 8.389 MW dibangun PLN dan 14.888 MW dikerjakan IPP.

Apa Komentar Kamu?