SHARE

Satunegeri.com – Proses penyelesaian penerbitan Rancangan Peraturan Pemerintah tentang Pengelolaan Minyak dan Gas Aceh, menurut Menteri Energi Sumber Daya Mineral Sudirman Said sudah mendekati final.

Menurutnya di tingkat teknis yang merupakan tugas Kementerian ESDM sudah selesai, namun di level kebijakan terkait RPP migas tersebut ada di Kemenko Ekonomi.

“Proses menyelesaikan RPP Migas itu sudah mendekati final dan mudah-mudahan segera tuntas,” katanya di Banda Aceh, Sabtu (27/12), seperti dikutip Republika.

Gubernur menjelaskan, masalah pengelolaan migas menjadi penting dibahas karena hal tersebut berkaitan dengan amanat Undang Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh (UUPA).

Dalam UUPA, Zaini menjelaskan bahwa salah satu bagian penting dalam sistem bagi hasil sumber daya alam antara Pusat dan daerahah (Aceh). “Begitu pentingnya sehingga masalah migas perlu dibahas dalam satu peraturan sendiri sebagai turunan UUPA,” katanya.

Selama ini, Gubernur menjelaskan setiap tahun Aceh mendapat kompensasi dari sistem bagi hasil migas, tapi tidak pernah tahu berapa banyak sebenarnya hasil migas yang tereksploitasi dari perut bumi provinsi ini.

Apa Komentar Kamu?