SHARE

image-satunegeri

satunegeri.com – Untuk standarisasi (SNI) produk olahan ikan yang dihasilkan industri kecil dan menengah, diakui oleh pemerintah masih mengalami kendala. Hal itu dikatakan Dirjen Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan (P2HP) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Saut Hutagalung.

Namun menurut Saut, pihaknya tidak terlalu mempermasalahkan pelaku usaha yang tidak memiliki SNI sepanjang produknya memenuhi persyaratan ekspor. Persyaratan itu mencakup pemenuhan syarat mutu dan keamanan atau tidak membahayakan kesehatan manusia yang jika telah dipenuhi tetap bisa diperdagangkan secara bebas.

Sektor pengolahan hasil perikanan memiliki sekitar 160 standar yang ditetapkan Badan Standarisasi Nasional (BSN), antara lain standar bahan baku, proses dan metodologi pengujian.

“Dengan relatif kecilnya jumlah kasus penolakan ekspor menandakan bahwa pelaku usaha menengah ke atas sudah mengikuti standar,” katanya.
 

Apa Komentar Kamu?

LEAVE A REPLY

5 × one =