SHARE

image-satunegeriPerubahan fungsi lahan daerah tangkapan air bagi Waduk Saguling, antara lain di Gunung Wayang, Majalaya, Paseh, Kertasari, Pangalengan, dan Lembang, menyebabkan penurunan suplai air yang masuk ke Waduk Saguling.

Dalam satu bulan terakhir Suplai air ke Waduk Saguling terus mengalami penurunan. Dalam keadaan normal, suplai air dari Sungai Citarum bisa mencapai 126 meter kubik/detik, namun sekarang tinggal 9 meter kubik/detik.

Direktur Produksi PT IP, Mustiko Buwono menyatakan, penurunan suplai air belum sampai menghentikan operasional PLTA Saguling. Pasalnya, sampai Senin (3/10), elevasi air masih jauh di atas batas minimum, yaitu 631,06 mdpl. Ketinggian muka airnya masih 8 meter di atas batas terendah.

Terus menurunnya suplai air ke Waduk Saguling menyebabkan sejumlah genangan waduk di Kecamatan Cihampelas, Padalarang. Cililin, dan Cipongkor berubah menjadi daratan. Lumpur dan sampah mengakibatkan dasar waduk meninggi.

Berdasarkan data dari PT IP Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Saguling, sampah yang berhasil diangkut rata-rata 658 meter kubik/hari. Tiap tahunnya sampah domestik yang masuk sebanyak 250 ribu meter kubik. (IL)

Apa Komentar Kamu?

LEAVE A REPLY

16 − fourteen =