SHARE

image-satunegeri

satunegeri.com – Untuk meningkatkan posisi Telkom di Indonesia dalam menyasar pasar layanan perusahaan lokal, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. (TLKM) mendirikan perusahaan patungaan (joint venture) dengan Telstra, perusahaan telekomunikasi yang tercatat di bursa Australia.

Nantinya, Perusahaan patungan itu akan berfokus pada aplikasi jaringan dan layanan (network applications and services/ NAS) dengan sasaran pasar perusahaan-perusahaan di Asia Tenggara. Selain itu, perusahaan patungan tersebut nantinya menjadi penyedia eksklusif layanan NAS di Indonesia untuk Telstra dan Telkom Indonesia.

Direktur Telkom Indonesia, Rizkan Chandra, seperti dikutip Bisnis.com mengatkaan bahwa wajar jika Telkom melirik bisnis-bisnis lain di luar telekomunikasi, seperti bisnis over-the-top (OTT). NAS merupakan salah satu bagian dari OTT atau metode penyampaian layanan video dan audio secara streaming menggunakan media internet.

Pembentukan perusahaan patungan dengan Telkom merupakan aksi agresif terbesar bagi Telstra di lingkup NAS. Operator telekomunikasi itu secara aktif memperluas portofolionya. Pekan ini saja perusahaan bernilai aset US$38,53 juta itu baru mencaplok O2 Networksearlier yang berbasis di Melbourne

Heru Sutadi, pengamat telekomunikasi dari ICT Institute, mengatakan pembentukan perusahaan patungan antara Telkom dengan Telstra kian mengukuhkan eksistensi Telkom sebagai perusahaan telekomunikasi di kawasan Asia. Selain itu, perusahaan anyar ini bisa jadi ceruk baru pendapatan Telkom di luar bisnis telekomunikasi.

Menurutnya, perusahaan patungan antara Telkom dengan Telstra dapat menjadi jalan bagi Telkom untuk meraih pasar di Australia. Perusahaan telekomunikasi pelat merah itu sedang giat-giatnya menyasar pasar di luar Indonesia. Kali terakhir, Telkom berencana menyediakan layanan di Macau dan Taiwan.

Apa Komentar Kamu?

LEAVE A REPLY

18 + 13 =