SHARE

medium_22Jembatan-Selat-Sunda-222

Satunegeri.com – Dalam sidang kabinet yang dilakukan Kabinet Kerja bentukan Presiden Joko Widodo dipastikan bahwa Megaproyek Jembatan Selat Sunda (JSS) atau Kawasan Strategis Infrastruktur Selat Sunda (KSISS) yang dirancang pada masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tidak lagi dilanjutkan.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Andrinof Chaniago dalam keterangannya mengatakan bahwa SS tidak sesuai dengan visi misi Jokowi-Jusuf Kalla.

Karena menurutnya  pemerintah Jokowi-JK tengah membangun identitas negara maritim dengan mengembangkan potensi kelautan, dan jika JSS dibangun maka akan mematikan identitas Indonesia sebagai negara maritim.

Selain itu, pembangunan JSS akan menimbulkan kesenjangan antar pulau, karena dengan pembangunan JSS, fokus utama perekonomian hanya di Jawa dan Sumatera sementara pulau lain cenderung terabaikan.

Pertimbangan Presiden Joko Widodo yang ketiga adalah dengan pembangunan JSS membuat harga tanah dan perumahan akan menjadi lebih mahal. “Banyak pertimbangan Presiden mengapa proyek JSS belum menjadi prioritas,” ujar Andrinof.

Apa Komentar Kamu?

LEAVE A REPLY

one × five =