SHARE

Satunegeri.com — Parkir mal Paris Van Java (PVJ) diduga menyalahi aturan sehingga Wali Kota Bandung Ridwan Kamil akan membongkar basement parkir mal PVJ, Kamis (8/1/2015) besok.

“Pembongkaran tersebut dilakukan lantaran mal PVJ menyalahi beberapa aturan,” kata pria yang akrab disapa Emil. Besok pukul 10.00 WIB, kata Emil, Pemkot Bandung akan membongkar basement parkir PVJ.

“Tadi malam sudah rapat,” kata Emil di Pendopo Kota Bandung, Jalan Dalem Kaum, Kota Bandung, Rabu (7/1/2015). Emil menjelaskan, mal PVJ telah dinyatakan melanggar peraturan daerah tentang koefisiensi dasar hijau (KDH) dengan menambah luas lahan yang dipergunakan untuk basement tanpa izin.

Seharusnya, di lokasi tersebut, harus tersedia KDH sebesar 20 persen. Tidak hanya basement, gedung-gedung yang berdiri di atas basement tersebut juga ikut dibongkar. “Kita minta (lahan) dikembalikan sesuai fungsinya,” ucapnya.

Tidak sampai di situ saja, Emil pun memberikan beberapa hukuman kepada mal PVJ. Yang pertama, mereka diminta untuk merapikan beberapa ruang terbuka hijau (RTH) di sekitar Jalan Sukajadi, tempat di mana mal PVJ berdiri.

“Sesuai aturan, harus menyediakan RTH di lingkungan atau di tempat lain, kemudian harus memperbaiki taman-taman di Sukajadi,” imbuhnya.

Hukuman lainnya adalah mal PVJ harus menampung PKL-PKL di sekitar Jalan Sukajadi. “Jadi, PKL Sukajadi dimartabatkan kayak (PKL di) Jalan Merdeka. Mereka ditarik ke dalam PVJ,” tuturnya.

Pembongkaran ini, lanjut Emil, diharapkan menjadi contoh untuk pusat perbelanjaan lainnya yang berdiri di Kota Bandung agar tidak memakan lahan yang bukan haknya.

“Makanya, jangan macam-macam. Ikut aturan saja atau dihukum kayak PVJ,” katanya.

Apa Komentar Kamu?