SHARE

53jusuf-kalla-jk-darah-pmi-nih2

Satunegeri.com – Di Kantor Wakil Presiden, Jalan Merdeka Utara, Jakarta, Senin (15/12) kemarin, Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyetujui permohonan perusahaan migas asal Jepang, Inpex Masela Ltd untuk perpanjangan kontrak pengelolaan Blok Masela, di Laut Arafuru, Maluku hingga tahun 2048.

“Itu kan batasnya mereka operasi tahun 2028, tapi mereka baru mulai tahun 2022. Masa 6 tahun (eksplorasi). Setuju pasti diperpanjang. Ada aturannya. Selama hasilnya baik dan oke,” kata JK seperti dikutip Merdeka.com/

Namun perpanjangan itu tidak dilakukan sekarang, karena ia ingin melihat proyek tersebut sukses. “Tidak mungkin proyek miliar dolar kerja 6 tahun. Otomatis kalau jalan betul dan efisien, siapa pun pastikan dilanjutkan,” tambahnya.

Perpanjangan tersebut dilakukan karena produksi di Blok Masela diperkirakan akan mulai berkala pada 2022, atau enam tahun jelang kontrak berakhir pada 2028. Kondisi itu membuat investasi yang ditanam Inpex Masela Ltd sebesar USD 4 miliar tidak akan memberikan keuntungan.

Selain pengelolaan, Masela, JK memastikan pemerintah tidak akan memperpanjang Blok Mahakam yang dikelola Total E&P Indonesia.

Apa Komentar Kamu?