SHARE

medium_16elpiji12kg-merdeka

Satuegeri.com – Menanggapi kenaikan harga tabung gas elpiji non subsidi 12 kilogram, Anggota Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi, meminta PT. Pertamina membereskan tata niaga elpiji.

Karena dengan tata niaga elpiji tersebut, bisa mengantisipasi migrasi pengguna elpiji ke tabung 3 kilogram pasca kenaikan harga elpiji non subsidi 12 kilogram. Pasalnya, dengan kenaikan harga elpiji 12 kilogram, masyarakat dipastikan akan berpindah ke tabung 3 kilogram karena harga yang lebih murah.

Selain itu Tulus juga meminta Pertamina juga harus menjamin pasokan gas elpiji 12 kg tak hanya dari segi kuantitas tetapi juga harga. Artinya harus bisa sampai ke tangan konsumen dengan alur distribusi yang pendek sehingga biaya distribusi tidak besar. Distribusi panjang akan membuat harganya mahal,” ujarnya seperti dikutip kontan.

Sebelumnya, Pertamina secara resmi menaikkan harga elpiji 12 kg sebesar Rp18.000 per tabung atau Rp1.500 per kg mulai 2 Januari 2015 demi mencapai harga jual keekonomian setelah sekian lama merugi.

Dengan kenaikan tersebut, harga elpiji tabung 12 kg di wilayah Jakarta dan sekitarnya yang sebelumnya sekitar Rp120.000 naik menjadi Rp140.000 per tabung.

Apa Komentar Kamu?