18 Pengembangan Lapangan Migas Baru Disetujui

skk migas

satunegeri.com –┬áSatuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) telah menyetujui 18 rencana pengembangan lapangan migas dengan total investasi Rp19,5 triliun.

Kepala Humas SKK Migas, Taslim Z. Yunus mengatakan, sebanyak 18 rencana pengembangan lapangan minyak dan gas bumi (migas) telah disetujui SKK Migas selama periode Januari-April 2016.

“18 rencana pengembangan lapangan migas disetujui SKK Migas dengan total investasinya diperkirakan sebesar USD1,496 miliar atau sekitar Rp19,5 triliun,” kata Taslim dalam keterangan tertulisnya di Jakarta.

Taslim menjelaskan, rencana pengembangan lapangan tersebut meliputi plan of development (PoD), plan of further development (PoFD), dan put on production (PoP). Diperkirakan pengembangan lapangan-lapangan tersebut mulai berproduksi (onstream) bervariasi antara tahun 2016 hingga 2020.

Dari total 18 lapangan migas, sebanyak 16 lapangan berada di wilayah Barat, sisanya di wilayah Timur. Hal ini menunjukkan di wilayah Timur masih belum banyak dilakukan kegiatan. Menurutnya wilayah Indonesia bagian timur memiliki potensi migas yang sangat besar. Lebih lanjut, Taslim menuturkan, SKK Migas juga telah mengestimasi kumulatif produksi minyak dan kondensat dari ke-18 pengembangan lapangan itu yakni sekitar 45 juta barel. Sementara, untuk produksi gas bumi diperkirakan sebanyak 271 miliar kaki kubik (BCF).

“Potensinya 45 juta barel untuk minyak dan 271 BCF untuk gas bumi,” pungkas dia. [Baca juga: SKK Migas: Produksi Lapangan Migas Baru Mencapai 39,2 T]

share on: