Nasihat Diri

Oleh: Yayat Abu Atqiya
Tim Dai Human Initiative

Satunegeri.com – Wabah ini menunjukan betapa lemahnya manusia, karena memang sejatinya manusia itu lemah tanpa bergantung kepada yang Maha Kuat.
.
Saat-saat seperti ini adalah saat-saat menjadi moment untuk banyak berbenah diri, menata hati dan pikiran untuk tetap tenang dan tawakkal total dengan terus memaksimalkan ikhtiar agar terhindar dari wabah ini.
.
Saat-saat seperti ini fungsi dunia menjadi berkurang, orang yang memiliki banyak harta belum tentu bisa menikmatinya dengan maksimal, hartanya hanya berfungsi untuk memenuhi kebutuhan pokoknya saja. Mau rekreasi ke berbagai tempat tidaklah bebas seperti biasanya, bahkan yang mau berangkat umrohpun tidak bisa untuk sementara. Berbahagialah orang yang memiliki kelebihan duniawi kemudian mampu berbagi peduli karena akan semakin menambah kemuliaan dirinya.
.
Di hari-hari biasa begitu banyak waktu yang dihabiskan dan diluangkan untuk bekerja duniawi, namun hari ini sebagian orang bekerja di rumah bahkan sebagian lagi kehilangan pekerjaan dan berkurang penghasilannya. Semoga Allah mengkaruniakan kesabaran, karena Allah akan karuniakan kabar gembira bagi orang-orang yang bersabar dalam ujian ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan (Qs.2:155)
.
Inilah moment untuk melihat diri, mengikat hati dengan yang Maha memiliki Alam semesta ini, memaksimalkan doa dan harapan kepada yang Maha mengabulkan semua doa.
.
Janganlah terlalu resah dan gelisah, janganlah takutnya kita kepada virus mengalahkan rasa khouf kita kepada Allah, semakin kita takut kepada Allah maka harapan kepadaNya akan semakin maksimal, semakin kita takut kepada Allah maka kita akan semakin mendekatkan diri kepadaNya, semakin dekat kita kepadaNya maka doa dan harapanpun akan semakin cepat terkabulnya.
.
Mari memantapkan hati untuk menyambut bulan suci, semoga Allah memilih kita diantara hamba-hambaNya yang sukses menjalankan ibadah Ramadhan menggapai gelar Takwa, gelar kemuliaan dunia akhirat.

share on: