Organda Dihimbau Tidak Mogok

Satunegeri.com — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jero Wacik mengimbau agar Organisasi Angkutan Darat (Organda) tidak melakukan aksi mogok terkait kebijakan pembatasan bahan bakar minyak (BBM).

Sebelumnya, Organda meminta pemerintah mencabut kebijakan pembatasan penjualan solar/premium bersubsidi dan segera membahas formulasi yang tepat untuk pengendalian subsidi bahan bakar minyak (BBM).

Sekretaris Jenderal DPP Organda Andriansyah mengatakan, kebijakan pembatasan penjualan BBM bersubsidi yang tertuang dalam Surat Edaran BPH Migas No 937/07/Ka BPH/2014 tertanggal 24 Juli 2014, tidak tepat untuk diterapkan saat ini.

“Kami harapkan ini dapat segera dilaksanakan, yakni sementara (penjualan) solar bersubsidi dikembalikan pada keadaan semula. Setelah itu, BPH Migas, Kementerian Perhubungan, Kementerian Keuangan, dan lain-lain duduk bersama untuk mengatasi situasi nasional, yakni kuota BBM bersubsidi sedikit sehingga tujuan untuk mengendalikan BBM bersubsidi bisa tepat,” kata Andriansyah di Jakarta, Selasa (5/8).

Dia juga menuturkan, pemberian subsidi untuk bahan bakar solar sangat dibutuhkan bagi kendaraan umum. Sebaliknya, kata dia, subsidi BBM untuk kendaraan pribadi semestinya yang dihapus. Alasannya, pembatasan penggunaan solar bersubsidi untuk angkutan umum berdampak sangat besar bagi angkutan umum yang beroperasi 24 jam.Organda berencana melakukan aksi mogok operasi karena pengendalian BBM bersubsidi.

“Organda katanya mau mogok, gak usah mogoklah,” ujar Jero saat menggelar jumpa pers di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (5/8).

Jero menjelaskan, kebijakan yang diambil pemerintah melakukan pengendalian BBM bersubsidi termasuk solar di dalamnya hanya berlaku di 26 SPBU yang berada di Jakarta Pusat. Oleh karena itu, dia mengatakan bahwa angkutan umum yang mau membeli solar bersudi bisa membeli di SPBU yang tidak terletak di Jakpus.

“Jadi jangan beli solar SPBU di Jakpus, sudah tahu tidak boleh, beli lah yang di SPBU yang diluar Jakpus,” tandas Jero.

share on:

Leave a Response